Ke toga mas
Acara malam minggu ini ke toga mas. Dah hampir 3 bulan ga ke toko buku. Biasanya sih hampir tiap bulan soalnya stella selalu ribut jika dah bosan ama buku yang terakhir dibeli. Jika suruh milih antara dibelin mainan ama buku pasti pilih bukunya. anakku nih ga bisa liyat emaknya sante dikit langsung deh nyodorin buku suruh blajarin. Itu masih mending, biasanya kalo ada tamu suka disodorin buku juga minta diblajarin.
Aku paling seneng kalo liyat ekspresinya jika aku mengajaknya belajar. Teriak2 kegirangnya seperti mendapat sesuatu yang sangat diinginkan. Duhh gimana gitu… sampe ga bisa mengungkapkan.
Like mother like daughter.. mungkin juga gara2 stella sering liyat aku baca buku kali yah. Padahal masih banyak setumpuk buku yang belum sempat kubaca tapi beli lagi beli lagi. Ya beginilah kalo 24/7 wife and mom sedikit sekali punya waktu untuk memanjakan diri sendiri ato membaca buku dengan tenang. Ada waktu dan kesempatanpun buat tidur karena pada dasarnya aku ga bisa kecapekan. Kalo seharian dah ngerasa kecapekan dan ga segera tidur awal dipastikan besoknya langsung sakit.
Kali ini stella milih buku import lift the flaps book : good manner 69.000 diskon 20% jadi 55.200 ( hikss mahalnya cuma gambar2 10 halaman pula), aku beli ketika cinta bertasbih 1 52.500 diskon 20% jadi 42.000, sedangkan papa beli ajax ( membangun web dengan teknologi asynchronouse java script & xml ) 47.500 diskon 32,5% jadi 32.062. Begitu menyenangkan jika beli buku ditoko buku berdiskon hahaha
Diet NO Diet!
iseng2 beli buku ini. Secara tubuhku dan suami lama2 koq makin mengelembung hehehe. Aku sendiri sih fine2 aja mo kurus mo gemuk, yang penting sehat. Tapi orang gemuk khan lebih berpotensi sakit, jadi kalo lama2 dibiarin makin menggemuk bisa bahaya khan. Sebenarnya aku lebih suka menekankan pada pola hidup sehat daripada diet ini itu. Dan kayaknya buku ini paling tepat menjadi pilihan. Setelah menjalani tahap2 awal buku ini. Rasanya lebih menekankan pada terciptanya pikiran2 positif, lebih terbuka pada hal2 baru, mengubah kebiasaan2 buruk . Jikapun pada akhir tahap belum berhasil menurunkan berat badan, tak akan terlalu menyesal. Karena manfaat lainnya buku ini bisa merubah anda menjadi pribadi yang lebih dari sebelumnya.
Resensi book :
Selama ini orang banyak berpikir bahwa kegemukan adalah akibat dari kebanyakan makan dan kurang olahraga. Tapi apa yang ditemukan Professor Ben(C) Fletcher dan timnya dalam serangkaian penelitian selama lebih dari 20 tahun memberikan kita pilihan sudut pandang yang lebih baik dalam melihat kegemukan dan menemukan cara yang manusiawi dalam melawannya.
Disebutkan dalam buku No Diet Diet ini bahwa rasa lapar adalah hal yang manusiawi dan tak mungkin dapat “dibunuh” seperti halnya kebutuhan bernapas.
Orang menjadi gemuk karena memiliki rantai kebiasaan buruk yang membelenggunya, dan hal itu ternyata tidak selalu langsung berhubungan dengan makanan. Makan berlebihan dan hobi mengemil hanyalah salah satu AKIBAT dari kebiasaan buruk dalam hidup seseorang. Bila rantai kebiasaan buruk itu dapat dihilangkan maka secara otomatis berat tubuh akan menurun dan mencapai titik idealnya serta akan terus bertahan di posisi ideal sampai kapan pun kita menginginkannya tanpa harus bersusah payah menekan nafsu makan. Hal ini jelas berbeda dengan diet konvensional yang mungkin selama ini telah diperkenalkan kepada masyarakat yang justru sering membuat berat badan menjadi naik turun tak stabil (efek diet yoyo).
Buku ini sangat cocok bagi siapa saja yang telah mencoba diet berkali-kali namun berkali-kali pula gagal. Jangan kuatir karena dalam buku ini terdapat panduan selama kurang lebih 28 hari sebagai dasar Anda mulai menstabilkan berat badan. Jika anda gagal pada hari ke-3 atau ke-11 atau hari lain, maka Anda tidak harus mengulang lagi dari hari pertama program No Diet Diet ini. Anda cukup meneruskan saja, di hari mana anda gagal.
Anda akan terkejut ketika membaca bahwa ada banyak hal kecil, yang tidak akan “menyiksa” selera makan Anda dan sangat mudah dilakukan tapi mampu menurunkan berat badan seperti mematikan tv sehari, membuat seseorang tertawa, mengubah saluran radio, melukis/menggambar, menulis diary, menghubungi teman atau keluarga yang lama tidak berjumpa dan masih banyak alternatif pilihan kegiatan menyenangkan lainnya.
Buku ini mengajak pembacanya untuk berhenti berdiet konvensional yang sering kali mengacaukan pikiran karena perasaan bersalah setiap kali makan dan bahkan bahkan membuat sebagian orang depresi karena selalu merasa gagal serta beralih kepada program No Diet Diet yang disarankan. Bahkan pada beberapa pasien obesitas yang dilibatkan untuk menguji coba No Diet Diet ini menunjukkan hasil yang lebih baik dari sekedar penurunan berat badan. Pasien-pasien itu bahkan menunjukkan penurunan depresi dan tingkat kecemasan.


