Lilypie 3rd Birthday Ticker

Waduk Sermo

 wdk2.jpg  wdksermo.jpg

waduk.jpg  kapal2.jpg

Hari minggu kemaren kami menghabiskan hari di waduk sermo bersama teman - teman.  Waduk sermo? hayoo ada yang pernah denger ato tau ga? karena jujur saja meski masih dalam propinsi jogja aku pun baru mengetahuinya hehehe.

Waduk Sermo ini terletak di desa Hargowilis kecamatan Kokap kabupaten Kulonprogo, 36 km arah barat dari DI Yogyakarta dan 6 km arah utara dari kota Wates Kulon Progo. Karena letaknya di pegunungan maka ikutilah jalannya walau terjal dan berliku :D  biasalah jalan gunung naik turun gitu dech tapi dijamin indahhh……

Fasilitas yang ditawarkanpun bermacam - macam salah satunya persewaan kapal. Maka tak mungkin rasanya kalo dah sampe sini ga naik kapal.  Satu orang dikenakan tarif 5000 rupiah sedangkan anak -anak 3000 rupiah.  Lumayan bisa melihat seluruh sudut waduk. Selain buat berwisata disini juga buat mancing. 

Kalo kebetulan ke jogja ato ke daerah wates jangan lupa mampir ke waduk sermo ;)

Kadaluarsa

Akhir- akhir ini masalah razia obat palsu dan makanan kadaluarsa menjadi topik hangat.  Tapi dari semua itu ada yang lebih mencengangkan lagi dan merupakan fakta nyata sebuah pasar di cirebon yang menjual makanan kadaluarsa. Mulai dari susu, roti, snack.

Anak adalah titipan Allah dan diberikan rezekinya ketika rohnya ditiupkan 4 bulan di kandungan. Pantaskan dengan berbagai alasan memberikan yang kadaluarsa pada anak?  Sedangkan  rezeki itu bukan hanya soal banyak uang dan sedikit uang..

Jelas saja naluri keibuan muncul.  Apa sih yang ga buat anak..  pasti pengen ngasih makanan yang baik dan terbaik.  Tapi pengertian baik dan terbaik akan berbeda jika sudah menyangkut masalah kemampuan ekonomi.  Makanan ” enak” yang dijual dengan harga tinggi akan bisa turun hingga 1/4 harga dari harga normal ditangan ekomoni lemah tapi dengan kondisi sudah kadaluarsa! Susu yang dah tercemar bakteri jahat, roti yang dah jamuran dan dikerubutin lalat.  Ajaibnya belum ada kasus di kota itu yang keracunan makanan kadaluarsa.  Allahu Alam.

Lebih tragis lah ketika sumbangan susu dan makanan gratis untuk balita yang dilewatkan posyandu justru juga ikut - ikutan kadaluarsa ketika sampe ditangan penerima.  Mungkin saja pemerintah membeli susu dan makanan yang dah mendekati kadaluarsa agar bisa 1/2 - 1/4 dari harga normal.  Atau kah beli 1 dapet 1 eh salah beli 1 gratis 5 :D

Hmm… seperti itukah ” gizi ” yang mampu diberikan dibalik untuk sebuah alasan?

← Previous Page