Extreme kuliner?
Beberapa hari ini cuaca seperti tak terduga. Curah hujan yang tinggi , ditambah angin yang kencang. Dimana2 banjir!!. Sampai2 depan rumahku yang ga pernah banjir jadi banjir. Padahal selokan didepan rumah tinggi juga sekitar 1,5 m lebih dan aliran selokan lancar , begitu aja air sampai meluap
. Mungkin kalo hujan gitu terus sehari semalam bener2 banjir masuk rumah hehe. Belum lagi angin yang kencang bikin merinding.
OOT , Ini juga bisa bikin ikut merinding juga sekalian muntah. Pernah liyat extreme kuliner di global tivi tiap hari minggu. Aku sih selalu nonton tapi giliran presenternya mo makan ” makanan ” yg tak lazim ( bagiku sih ) langsung deh ganti cenel tv. Kagak nahannnnnnnnnn hehehe.
Se-extreme itu kah untuk bisa mengenyangkan perut? Apakah itu yang disebut keragaman makanan yang harus dicoba? :)) i don`t know…
(Surah 2 - Al Baqarah : Ayat 172)
Wahai orang-orang yang beriman! Makanlah dari benda-benda yang baik (yang halal) yang telah Kami berikan kepada kamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika betul kamu hanya beribadat kepadaNya.
(Surah 2 - Al Baqarah : Ayat 173)
Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan kepada kamu memakan bangkai, darah, daging babi dan binatang-binatang yang disembelih tidak kerana Allah, maka sesiapa yang terpaksa (memakannya kerana darurat) sedang dia tidak mengingininya dan tidak pula melampaui batas (pada kadar benda yang dimakan itu), maka tidaklah dia berdosa. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani.
(Surah 5 - Al Maidah : Ayat 1)
Wahai orang-orang yang beriman, penuhi serta sempurnakanlah perjanjian-perjanjian. Dihalalkan bagi kamu (memakan) binatang-binatang ternak (dan sebagainya), kecuali apa yang akan dibacakan (tentang haramnya) kepada kamu. (Halalnya binatang-binatang ternak dan sebagainya itu) tidak pula bererti kamu boleh menghalalkan perburuan ketika kamu dalam keadaan berihram. Sesungguhnya Allah menetapkan hukum apa yang Dia kehendaki.
(Surah 5 - Al Maidah : Ayat 3)
Diharamkan kepada kamu (memakan) bangkai (binatang yang tidak disembelih) dan darah (yang keluar mengalir) dan daging babi (termasuk semuanya) dan binatang-binatang yang disembelih kerana yang lain dari Allah dan yang mati tercekik, dan yang mati dipukul dan yang mati jatuh dari tempat yang tinggi dan yang mati ditanduk dan yang mati dimakan binatang buas, kecuali yang sempat kamu sembelih (sebelum habis nyawanya) dan yang disembelih atas nama berhala dan (diharamkan juga) kamu merenung nasib dengan undi batang-batang anak panah. Yang demikian itu adalah perbuatan fasik.
Pada hari ini, orang-orang kafir telah putus asa (daripada memesongkan kamu) dari agama kamu (setelah mereka melihat perkembangan Islam dan umatnya). Sebab itu janganlah kamu takut dan gentar kepada mereka, sebaliknya hendaklah kamu takut dan gentar kepadaKu. Pada hari ini, Aku telah sempurnakan bagi kamu agama kamu dan Aku telah cukupkan nikmatKu kepada kamu dan Aku telah redakan Islam itu menjadi agama untuk kamu. Maka sesiapa yang terpaksa kerana kelaparan (memakan benda-benda yang diharamkan) sedang dia tidak cenderung hendak melakukan dosa (maka bolehlah dia memakannya), kerana sesungguhnya Allah maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani.
(Surah 5 - Al Maidah : Ayat 4)
Mereka bertanya kepadamu (wahai Muhammad): Apakah (makanan) yang dihalalkan bagi mereka? Bagi menjawabnya katakanlah: Dihalalkan bagi kamu (memakan) yang lazat-lazat serta baik dan (buruan yang ditangkap oleh) binatang-binatang pemburu yang telah kamu ajar (untuk berburu) mengikut cara pelatih-pelatih binatang pemburu. Kamu mengajar serta melatihnya (adab peraturan berburu) sebagaimana yang telah diajarkan Allah kepada kamu. Oleh itu makanlah dari apa yang mereka tangkap untuk kamu dan sebutlah nama Allah atasnya (ketika kamu melepaskannya berburu) dan bertakwalah kepada Allah (dengan memelihara diri dari memakan yang diharamkan Allah); Sesungguhnya Allah Maha Cepat hitungan hisabNya.
(Surah 5 – Al Maidah : Ayat 5)
Pada masa ini dihalalkan bagi kamu (memakan makanan) yang lazat-lazat serta baik-baik. Dan makanan (sembelihan) orang-orang yang diberikan Kitab itu adalah halal bagi kamu dan makanan (sembelihan) kamu adalah halal bagi mereka (tidak salah kamu memberi makan kepada mereka) dan (dihalalkan kamu berkahwin) dengan perempuan-perempuan yang menjaga kehormatannya di antara perempuan-perempuan yang beriman, dan juga perempuan-perempuan yang menjaga kehormatannya dari kalangan orang-orang yang diberikan Kitab dahulu daripada kamu apabila kamu beri mereka mas kahwinnya, sedang kamu (dengan cara yang demikian), bernikah bukan berzina dan bukan pula kamu mengambil mereka menjadi perempuan-perempuan simpanan dan sesiapa yang ingkar (akan syariat Islam) sesudah dia beriman, maka sesungguhnya gugurlah amalnya (yang baik) dan adalah dia pada hari akhirat kelak dari orang-orang yang rugi.
(Surah 6 – Al An’nam : Ayat 121)
Dan janganlah kamu makan dari (sembelihan binatang-binatang halal) yang tidak disebut nama Allah ketika menyembelihnya, kerana sesungguhnya yang sedemikian itu adalah perbuatan fasik (berdosa) dan sesungguhnya Syaitan-syaitan itu membisikkan kepada pengikut-pengikutnya, supaya mereka membantah (menghasut) kamu dan jika kamu menurut hasutan mereka (untuk menghalalkan yang haram itu), sesungguhnya kamu tetap menjadi orang-orang musyrik.
Natal ?
Hari ini hari raya Natal, pengen banget pulang ke gresik meskipun aku tidak lagi ikut merayakannya. Terakhir pulang gresik pas gempa jogja mei 2006, Trus terakhir ortuku ke jogja pas kami pindahan rumah di bulan april 2007.
Pengennya sih tiap ortu merayakan hari raya bisa pulang . Sedih rasanya kalo ingat kini ortu cuma merayakan natal berdua saja dirumah. Apa daya kadang keinginan tidak sejalan dengan kenyataan hidup. Aku tahu suami juga dah bekerja keras untuk semua itu ( thanks to my husband ), tapi kebutuhan hidup bukan hanya makan dan bayar tagihan tiap bulan. Beruntunglah ini jamannya sms, telpon , video call semuanya bisa dijadikan jalan keluar.
Kami Sekeluarga berdoa
Semoga Tuhan selalu memberi kebahagiaan dunia akhirat, kesehatan jasmani rohani, rejeki yang melimpah , kesabaran, kekuatan dan keselamatan kepada bapak ibu. amiennn

