SELAMAT HARI IBU
Kemarin pagi mamaku..telpon..ingin sekali aku ucapkan selamat hari ibu bahwa aku sangat sayang sama mama tapi kenapa lidahku terasa kelu, bibirku pun terkatup..hanya isak tangis dan tetes air mata yang tak mampu kubendung..dan tiba2 gagang telpon telah berpindah tangan ke kakakku. Walau kata itu tak terucap dan engkau tak pernah tau..percayalah..menjadi anakmu..lahir dari rahimmu..adalah suatu anugrah yang terindah dan tak ternilai bagiku..aku bangga karena memiliki cintamu..dan aku janji suatu saat nanti mama akan punya kebanggaan. Mungkin sulit bagi mama menerima keputusanku..menerima ini semua..aku tau bagaimana perasaan sebagai seorang ibu karena kelak aku pun akhirnya juga akan menjadi seorang ibu. Aku tau mama merasa canggung, merasa aneh, dan tentunya merasa kehilangan..mungkin sampai tua pun mama akan tetap menganggapku masih bayi yg dulu dikandung,dilahirkan,dan dibesar khannya..20 tahun yang lalu..tiba-tiba kini terasa asing tak dimengerti. Walau bagaimanapun aku masih tetap anakmu yang dulu yang setiap pagi kau bangun khan dengan usapan tanganmu..sambil berkata “ayoo bangun dan cepat mandi,air hangatnya dah mama siapin”. hehehe.. aku akan selalu merindukan hal itu..saat mama memastikan aku telah sarapan, dan tak ada buku-bukuku yang tertinggal..dan saat malam, sebelum mama tidur tak lupa tuk masuk kekamarku..merapikan selimutku agar aku tak kedinginan,dan kemudian membereskan kamarku..tak lupa saat sebelum mama keluar dari kamarku,mama memandangku..dan terdengar hembusan napas panjang..(maafin ya mah..klo leah sering pura2 udah tidur..) sekali lagi “MET HARI IBU”
what?!
What should i do ???!!!
” Nothing ” maybe this is will be good answer for a while

