susah gak seh..
Dari pengalaman kehidupan, banyak menjumpai bahwa memaafkan adalah suatu
hal yang sangat sulit. Memaafkan itu sulit karena dalam setiap tindakan
memaafkan terdapat penyangkalan terhadap diri sendiri. Di dalam hati
mereka yang memaafkan tersimpan pertanyaan-pertanyaan : Apakah ia benar-
benar tahu bahwa yang dilakukannya menyakiti hatiku?, Apakah ia sungguh-
sungguh menyesali kesalahannya?, Tidakkah mungkin bahwa hal seperti ini
terjadi lagi di masa yang akan datang? Sungguh bukanlah suatu hal yang
mudah untuk mengatasi pertanyaan-pertanyaan itu. Memaafkan menjadi sulit
karena memaafkan berarti siap untuk terluka lagi. Satu alasan yang
mendasar yang seringkali menghambat seseorang untuk memberikan maaf
adalah perasaan takut terluka kembali. Karena alasan inilah, orang rela
bertahun-tahun terbelenggu oleh rasa sakit hatinya dan kehilangan
temannya. Sebenarnya, dengan tidak mengambil tindakan untuk memaafkan,
kita telah terluka.Tindakan memaafkan menawarkan satu-satunya
kesempatan untuk lepas dari luka hati ini. Terbuka kesempatan untuk
terluka kembali memang. Tetapi dengan tidak memaafkan, sebenarnya kita
sudah terluka….
*aghhh merasakan sakitnya terluka itu perihh jendral!! btw semoga aku punya persediaan kata maap dan memaapkan yang melimpah ruah!!* Hmmm…bagaimana dengan kalian
Sebuah pertanyaan untuk Cinta
“mau kah kamu me***** denganku?”
*lidahku jadi keluh, aku tak sanggup bersuara, hanya dalam hati aku mampu teriak* “aku mauu..aku mauuu!!“
Yang ku mau ada diri mu
Tapi tak begini keadaannya
Yang ku mau selalu dengan mu
Jika Tuhan mau begini
Rubahlah semua jadi yang ku mau
Karena ku ingin
Semua berjalan seperti yang ku mau
Tapi ,
“……………………………..”*aku hanya terdiam*
semua perasaan bercampur adukk!!aku gak tauuu!! *apa kau lihat wajahku memerah saat itu*

